Posyandu serentak mengulas gerakan pelayanan kesehatan masyarakat secara massal yang kini diperluas untuk melayani seluruh siklus kehidupan—mulai dari balita, remaja, ibu hamil, hingga lansia. Program ini menjadi pilar utama Transformasi Layanan Primer (ILP) di berbagai daerah, termasuk di Bali. Hari ini posyandu serentak dilaksanakan pada tanggal 19 Mei 2026 dilaksanakan yang bertempat di Balai Banjar Dinas Manuk, Desa Susut, Kec. susut Kab Bangli. 





Ketahanan Pangan Melalui Program Sapi BUMDesa Prihandana

Ketahanan Pangan Melalui Program Sapi BUMDesa PrihandanaDesa SelatBUMDesa Prihandana Desa Selat terus mendorong penguatan ketahanan pangan melalui program pengembangan ternak sapi. Program ini dijalankan dengan memanfaatkan potensi sumber daya lokal dan melibatkan warga sebagai peternak binaan, sehingga rantai produksi mulai dari pakan, pemeliharaan, hingga pemasaran dapat dikelola secara mandiri di tingkat desa. Dengan adanya program sapi ini, ketersediaan protein hewani untuk konsumsi masyarakat desa menjadi lebih terjamin, sekaligus mengurangi ketergantungan pada pasokan dari luar daerah.Selain menjaga ketersediaan pangan, program sapi BUMDesa Prihandana juga menciptakan siklus ekonomi desa yang berputar. Hasil usaha dikelola secara profesional untuk menambah pendapatan desa dan membuka peluang kerja bagi warga. Keuntungan yang diperoleh kemudian diinvestasikan kembali untuk pengembangan kelompok ternak dan penguatan infrastruktur pendukung. Melalui pendekatan ini, Desa Selat membuktikan bahwa ketahanan pangan tidak hanya soal cukup makan, tetapi juga tentang membangun kemandirian ekonomi desa dari sumber daya yang ada.
 


 


















Penyerahan BLT Dana Desa Susut

Penyerahan BLT (Bantuan Langsung Tunai) yang bersumber dari Dana Desa untuk Bulan Mei di Desa Susut disalurkan kepada 12 KPM. Pemerintah Desa Susut kembali menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa kepada 12 Keluarga Penerima Manfaat pada tanggal 13 Mei 2026. Besaran yang diterima setiap KPM sebesar 300.000. Penyaluran dilakukan secara langsung di Kantor Desa Susut dengan dihadiri oleh Perbekel, perangkat desa, serta Pendamping Desa. Bantuan ini merupakan bagian dari penggunaan Dana Desa tahun anggaran 2026 yang diprioritaskan untuk perlindungan sosial, sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Tujuannya adalah membantu menjaga stabilitas ekonomi keluarga penerima, khususnya dalam memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari. Proses penyaluran berjalan tertib, transparan, dan tepat sasaran sesuai data verifikasi yang telah dilakukan sebelumnya. Pemerintah Desa Susut berharap bantuan ini dapat meringankan beban 12 KPM dan digunakan sesuai peruntukannya. Kedepan, desa akan terus memastikan penyaluran bantuan sosial dari Dana Desa berjalan akuntabel sebagai bentuk nyata kehadiran pemerintah desa dalam menjaga kesejahteraan masyarakat Desa .

Berita

       Posyandu serentak mengulas gerakan pelayanan kesehatan masyarakat secara massal yang kini diperluas untuk melayani seluruh siklus keh...